Lamongan merupakan sebuah Kabupaten yang terletak di
Provinsi Jawa Timur Indonesia. Tepatnya di sebelah pantai utara .Kabupaten Lamongan
ini berlambangkan ikan Lele dan ikan Bandeng. Kabupaten Lamongan berbatasan dengan
Laut Jawa di utara, Kabupaten Gresik di timur, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten
Jombang di selatan, serta Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban di barat.Luas
daerah Lamongan adalah 1.812 km².Lamongan disebut sebagai Kota Wali karena Lamongan adalah salah satu kota
di Jawa yang menjadi pusat penyebaran ajaran Agama Islam.
Biasanya warga Lamongan bermatapencaharian sebagai nelayan ,hal ini di karenakan letak Lamongan yang berdekatan dengan pantai, karena letaknya yang strategis berdekatan dengan pantai yang menawarkan beragam keindahan para investor mencoba menggalipotensi yang ada . Pada akhir November 2004 dibukalah “WBL” atau biasa di kenal dengan Wisata Bahari Lamongan .Wisata Bahari Lamongan dikelola oleh PT Bumi Lamongan Sejati, sebuah perusahaan patungan Pemkab Lamongan dengan PT Bunga WangsaSejati.
Tari Boranan merupakan salah satu tarian tradisional yang
berasal lamongan.Tari tradisional Boranan adalah tari yang terinspirasi oleh aktivitas
penjuala nasi Boranan yang ada di Lamongan dan sudah siap dengan dagangannya dari
pagi sampai subuh.Gerakan tari Boranan cukup sederhana namun bermakna, dengan sentuhan
tradisional .Setiap gerakan menunjukkan aktivitas penjual Boranan, dari menyiapkan
makanan sampai menyerahkannya kepada pelanggan.Penari Boranan selalu datang dari
Lamongan, dengan memakaikan batik tradisional Lamongan, dengan warna khas biru dan
hitam dant erdapatgaris-garis merah pada
pinggang.Bukan hanya tari Boranan ,Lamongan juga terdapat tari-tari yang lain
seperti tari Caping Ngancak , tari Silir-silir , tari Mayang Madu dsb.
Lamongan juga merupakan daerah yang mempunyai makanan daerah
khasnya sendiri seperti Soto Lamongan ,
Nasi Boran dsb. Soto Lamongan sendiri biasanya ada di pelosok kampung, shopping
mall besar ,Pujasera, Depot , dan di dalam pasar. Biasanya
orang menyajikan pada waktu siang dan malam hari. Pemasarannya dari kalangan bawah
sampai menengah atas, harganya antara Rp.6000,-sampai dengan Rp.18.000,00
tergantung tempat dan lokasinya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Lamongan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar